5 keunikan wisata di Aceh yang traveller wajib tahu

Siapa yang tidak pernah mendengar tentang sebutan Aceh sebagai negeri "serambi mekkah"? Bukan tidak beralasan, sebutan tersebut bermula pada abad ke 15 M dimana Aceh pernah mendapat gelar yang sangat terhormat dari umat Islam nusantara. Negeri ini dijuluki “Serambi Mekkah” sebuah gelar yang penuh bernuansa keagamaan, keimanan, dan ketaqwaan...

4 FAKTA ANEH TENTANG BELANDA

Siapa yang gak kenal negeri Kincir Angin ini. Belanda merupakan salah satu negara di benua eropa yang mempunyai segudang cerita menarik untuk di ikuti. Mulai dari Arsitektur Bangunan, Kuliner, Universitasnya bahkan dalam hal dunia olah raga-pun Belanda banyak menghasilkan pemain sepakbola dunia ytang melegenda. Berikut, beberapa fakta Aneh tentang Belanda yang mungkin tak lazim adanya di negara kita. apa sajakah fakta-fakta aneh tersebut..???

4 Tokoh Perdamaian Yang Seharusnya Meraih Nobel

Human Right selalu saja menjadi isu fenomenal sepanjang sejarah. berikut adalah beberapa tokoh yang berpengaruh terhadap Masyarakat atau rakyat di negaranya yang berjuang dan dianggap mampu mengubah pandangan manusia terhadap kesetaraan hak manusia dan sepantasnya meraih nobel perdamaian.

CARA MUDAH MEMBUAT RATA TENGAH, KIRI-KANAN PADA BLOG

Untuk membuat tulisan pada blog anda menjadi rata tengah, rata kiri-kanan ini adalah cara termudah yang sudah saya coba.

4 (empat) Penemu yang Mati Karena Penemuannya

Franz Reichelt adalah seorang penjahit asal Austria yang terkenal karena menciptakan mantel aneh / parasut hibrida yang diklaimnya bisa berlayar dengan pelan ke tanah atau bahkan terbang.

Showing posts with label Cerita. Show all posts
Showing posts with label Cerita. Show all posts

Wednesday, 7 March 2018

JIKA TELINGA BISA BICARA

Hai blogger, apa kabar kalian hari ini..? Semoga masih dalam lindungan tuhan.. Amin.. Amin.

Perkenalkan Namaku telinga, aku menumpang dibagian kepala samping kiri dan kanan. Aku salah satu dari panca indera. Bahkan jika tanpa kehadiranku hidup manusia bakal kurang sempurna. Aku bersama teman-temanku yang lain bahu-membahu menolong manusia dalam beraktivitas. bro and sis, maukah kalian mendengar curhatku.?! Terkadang aku merasa iri terhadap teman-temanku. Fungsi kami sama-sama untuk menyeimbangkan tubuh manusia, dan kami juga saling melengkapi satu sama lainnya, tapi mengapa aku sangat amat jarang dipuji?!

Sesekali, inginlah aku merasakan bagaimana mendapatkan pujian terhadap penampilan maupun peranku. Coba lihat 'mata', ia membantu manusia untuk melihat. Ia juga sering dipuji oleh manusia baik atas peran maupun penampilannya. Tingkat 'bulunya' saja, manusia sering memujinya bahkan menghiasinya dengan kosmetik khusus.

"bulu matamu bagus ya... Lentik.." celoteh anak manusia. Wah... Betapa beruntungnya menjadi mata pikirku. Belum lagi ketika manusia, khususnya para wanita, memoles bahkan mengukir alisnya dengan berbagai gaya dan model.

"Ough... Damm..!!" Lagi-lagi, aku begitu iri dengan mata. Begitu perhatiannya mereka terhadap para pendamping 'mata' ini."

So, how about mata?! Yach... Ga usah ditanya lagi. Mata begitu spesialkan bagi bro and sis kan?! Yaa.. Iyalah... Kalau egga, mana mungkin bro end sis membaca curhatku ini. Manusia memperlakukan mata dengan amat eksklusive. Lihat saja bola mata cabe-cabean, emak alay atau bahkan artis, mereka berlomba-lomba menghiasi 'mata' dengan berbagai pernak-pernik serta aneka aksesoris. Kacamata, kontak lens, celak bahkan sampai ada yang memberikan 'bubuk' blink-blink diseputaran si mata. Mata bagaikan ratu agung diantara kami.

"Uuhh... Andai saja nasibku seperti mata..!!"

Coba bandingkan dengan cara manusia untuk menghiasiku.., aku ditarik lalu ditusuk, 'ditembak' atau ditindik dengan alat yang mengerikan. Sakit.. Rasanya..!! Gan sis. Mereka memperlakukanku dengan kasar. Bagian tubuhku dibolongin hanya untuk meletakkan perhiasan itu. Ingin rasanya menjerit, tapi apa daya aku tercipta sebagai telinga yang tak memiliki mulut. Tentu hal itu tak mungkin aku lakukan. Namun, teman-temanku bisa merasakan sakitnya ketika manusia memperlakukanku dengan buruk. Meski mata tak mampu melihatku langsung, akan tetapi ia dapat merasakan jika aku sedang disakiti. bahkan jika hal itu terjadi terkadang mata sampai mengeluarkan air kesedihan dari bola hitam putihnya. Terkadang 'mulut' juga membantu dengan teriakan, sekedar mengingatkan manusia bahwa perlakuan mereka terhadapku begitu menyakitkan. Sadiiiss bro and sis!! Aku.. Pasrah.. Dan selalu pasrah menahan itu semua.

Yang lebih menyedihkan ketika manusia telah berhasil melukaiku dan menyematkan perhiasan mahal di daunku, aling-aling memujiku bahkan menyebutku saja enggan dalam kalimat itu.

"anting-antingmu bagus... Cocoklah dengan gayamu" begitulah ketika manusia memuji.

"Heyy... Kenapa Bukan.. Aku..!! Kenapa mesti anting-anting yang dipuji? Kenapa juga 'gaya' yang dipandang?!" Gerutuku.

Guyyss... Bisa bayangkan perasaanku?! Seolah-olah manusia lupa akan peranku sebagai telinga. Aneh... Ga tuh?! lagian apa mereka tak berpikir, saat memuja benda-benda yang menumpang diBadanku itu, aku mendengarnya.?! Munafik...!!! Mereka menghilangkanku dari kalimatnya. Seolah-olah aku hanya secarik kulit asing yang menempel di kepala mereka. Coba agan sista cerna dengan seksama. Apa pernah manusia mengucapkan "wah.. Anting-anting yang kamu pakai sangat cocok dengan daun telingamu" jaraaanggan sis... Jaraang!! Atau pernah ga agan sista memberikan bedak, celak atau lipstik didaun telinga?! Atau setidaknya pernah ga bro and sis mendengar tentang produk kosmetik perawatan daun atau bahkan gendang telinga?! Gaaa pernaaahkaan?! Lalu jika dikaitkan dengan fungsiku, apa bro and sis pernah mendengar ada suplemen untuk menguatkan pendegaran?! Disini aja manusia udah pilih kasih. Berbeda sekali dengan mata, Begitu banyak obat dan suplemen untuk menguatkan mata, menerangkan penglihatan dan lain sebagainya. Harganya juga selangit. Terkadang disitu saya merasa sedih...

Lalu, Jika manusia mau menyebutku 'telinga' dengan lengkap, selalu saja yang sering terjadi adalah kalimat berkonotasi negatif.

"makanya... Punya telinga dikorek!!biar jelas dengar suaraku." atau "tajam bener pendegaranmu... Gosip jauh bisa sampai ditelingamu!!".

Sedih gan sis.. Sedih rasanya!! Seolah-olah sisi positifku lenyap begitu saja. Padahal peranku yang lain juga tak kalah penting bagi manusia. Tapi sialnya pujian itu jarang sampai di telingaku.

Nasib... Nasib...

Berbeda dengan hidung. Indera ini sangat vital bagi manusia. Meskipun tak perlu banyak hiasan maupun riasan, ia masih bernasib mujur dibandingkan dengan aku.

"hidungmu mancung sekali" begitulah kira-kira pujian manusia kepada manusia lainnya.

Jika sesekali bermaksud negatif, manusia selalu menggunakan majas nyindir yang halus untuk sekedar memprotes bentuknya yang aneh.

"hidungmu pesek tapi imut lhooo.." Begitu lembutnya mereka memperolok si hidung.

Namun hidung tetaplah hidung. Ia tak ikut ambil pusing dengan olokkan tersebut. Yaa jelas dunk!! Hidung-kan ga bisa mendengar!!

Tapi jika begitu nasib si hidung, terkadang manusia mau mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk 'mengolah'nya agar menjadi lebih menarik dalam mendukung penampilan mereka. Hidung dibelah dengan tenaga medis dan terlatih. Diubah sesuai bentuk yang diinginkan.

Superbb sekalee..!?!

Sungguh sangat berbeda dengan nasibku. Jika aku hendak dibersihkan, paling mahal pakai cottonbath. Itu juga udah elit. Malah ada manusia yang cuma pakai koran bekas yang diplintir-plintir lalu dicocol kedalam 'tubuh'ku.

Siaal...!! Mengapa aku harus menjadi telinga?! Mengapa fisikku tidak spesial dimata manusia?! Belum pernah juga dengar ada manusia yang mau operasi plastik daun telinga kan? Hanya karena bentuknya yang kurang presisi. Jika ada pun... Hanya beberapa kasus saja di dunia. Lain cerita lagi ketika manusia ingin memberikan hukuman kepada anaknya. Sering sekali aku menjadi sasaran empuk mereka. Aku ditarik, diplintir, dijewer bahkan terkadang jemari-jemari mereka begitu lincah menjentik daunku. Kejaaam...!!! Sungguh... Aku bagaikan anak tiri diantara indera-indera yang lain. Mengapa ketika anak manusia nakal, lalu mereka tidak menjentik saja mata anaknya atau menjewer lidahnya atau bahkan menarik hidungnya sambil berkata "ehm... Dasar anak nakal". Huh... Nasiib... Nasiiib...

Berbeda dengan hidung dan mata, temanku lidah memang tidak mendapat perawatan begitu spesial. Lidah yang berfungsi sebagai indera pengecap ini sedikit pemalu dan manja. Tapi ia salah satu indera yang sangat aktif diantara kami. Lidah ini jarang sekali bermain diluar sarangnya. Yap... Lidah ini tinggal di dalam mulut. Mulut ini berfungsi untuk melindunginya dari kuman. Soalnya si lidah bersifat basah sehingga rentan ama penyakit. Namun, hakekatnya lidah ini suka mandi bro end sis... Yap betul.!! Mandi air liur. Jika ia sekali muncul keluar dari mulut terkadang mendapatkan respon yang negatif jua dari manusia.

"iiihh... Apaan sih kamu, Jorok banget keluar-keluarin lidah!!"

karena itulah lidah ini menjadi malu jika disebut jorok. Dan lebih suka berdiam diri didalam mulut. Enaknya lagi, sudah berada didalam, ia juga dilindungi oleh pagar putih yang kuat. Waah... Beruntungnyaaa si lidah. Diantara kami para indera, hanya lidah yang mendapatkan perlindungan yang berlapis. Itu sebabnya kami menyebutnya sebagai anak manja. Sesekali ia bisa merajuk, ia tak memainkan fungsinya sebagai lidah. Jika hal ini terjadi manusia bakal susah makan dan minum. Lidah tidak menerjemahkan rasa makanan atau minuman kepada manusia. Alhasil pahit atau bahkan manusia bisa sampai kehilangan selera makan jika lidah mogok bekerja. Meskipun begitu, manusia terus saja membujuknya dengan makanan atau minuman tertentu agar ia mau kembali bekerja seperti sedia kala. Walaupun demikian lidah ini akrab denganku. Lidah berkolaborasi dengan mulut untuk mampu menciptakan suara. Namun hal ini akan terjadi jika aku berfungsi dengan baik. Jika aku tak berfungsi tentu saja suara-suara yang dihasilkan akan menjadi sumbang tak beraturan atau bahkan tak bisa berbicara sama sekali.

Nah... Pujian-pujian itu biasanya dilontarkan oleh si lidah. Sisi baiknya, lidah ini termasuk indera yang paling patuh amaperitah si otak. Ia tidak bekerja otomatis, melainkan dari titah yang disampaikan sang otak. Maka sebab itu kita jarang mendengar pujian tentang lidah... Karena ia sudah terlalu sibuk dengan titah-perintah si otak.

Berbeda denganku yang bisa bekerja mandiri tanpa perintah si otak. Meskipun demikian tetap saja pamorku tak sehebat lidah.

Nah.. Yang terakhir ini adalah sobatku yang paling dominan dan super spesial ditubuh manusia. Yap... Kulit namanya. Ia menyelimuti tubuh manusia. Melindungi organ-organ tubuh manusia. Fungsinya sangat besar. Bahkan belum ada manusia yang terlahir tanpanya. Hebatkan temanku yang satu ini..?! Tidak berbeda dengan mata, kulit juga mendapatkan perhatian yang lebih dariku. Lihat saja para wanita bahkan pria zaman now, mereka berlomba-lomba memutihkan si kulit. Meskipun terkadang aku juga kasihan terhadapnya. Coba bayangkan gan sis... Jika kulit terlahir dengan warna gelap, manusia mencoba merubah kodrat si kulit menjadi putih dengan berbagai cara. Ia disuntik, diolesi cream pemutih bahkan sampai dipaksa untuk 'ganti kulit' segala. Sesekali kulitpun menjadi rusak dan sakit akibat perlakuan manusia.

Lalu, sering juga manusis corat-coret pada permukaan kulit menggunakan tinta aneka warna.. Dengan gambar, tulisan serta simbol-simbol tertentu untuk sekedar gaya atau menunjukkan jati diri manusia itu sendiri.

Saaaakittt....!!! Sakkiiit... Gan sis..!

Kalau itu terjadi, aku hanya mendengar keluhan si mulut yang menyeracau saat ditusuk-tusuk dengan jarum bertinta itu. Tapi.. Itu dilakukan manusia agar si kulit tampak lebih sempurna, Walau terkadang dilakukan dengan cara-cara yang salah...

Goodnews-nya kulit ini paling sering mendapatkan pujian dengan penampilannya.

"wah, sis.. Kulitmu putih dan halus..", "kulitmu mulus banget" begitulah kira-kira kesan seseorang ketika melihat penampilan si kulit. Gara-gara kulit pamor seseorang bisa meningkat bahkan gara-gara kulit banyak manusia menjadi jutawan. Terang saja, sampai saat ini produk kecantikan kulit paling banyak dibuat dan diburu oleh manusia. Bahkan diantara kami para indera, kulit ini paling banyak jenis produk dan perawatannya. Manusia rela menghabiskan ratusan hingga jutaan rupiah untuk memanjakannya. Oooouugh... Kulit aku iriii padamu..

Bro and sis, apa yang salah dengan wujudku? mengapa... Manusia kurang memperhatikanku?! Apakah aku memang tidak berharga dimata kalian? Atau memang peranku tidak begitu mulia dibandingkan dengan teman-temanku?

Ingin rasanya menangisi nasibku, tapi lagi-lagi itu bukan fungsiku. Itu tugasnya mata, dan aku malu meminta mata menangis untukku. Aku takut nanti lidah dan mulut malah menjelek-jelekkan aku atau bahkan menertawai nasibku.

Tapi sudahlah.. Itu hanya bualanku saja. Aku tak pernah letih untuk membantu manusia. Aku tak butuh seberapa banyak mereka menghabiskan materinya untukku.. Aku juga tak butuh lagi pujian-pujian yang dapat memekakkan gendang telingaku.. Bahkan aku lebih senang ketika mendengar turunnya rintikkan hujan. Aku banyak belajar darinya. Yach... Belajar dari hujan..

"Learn from rain sacrifice, who would fall many times in order to create a rainbow".("Belajar dari pengorbanan hujan, yang jatuh berkali-kali hanya untuk menciptakan pelangi"). Begitulah filosofiku. Setidaknya aku tak berharap banyak atas imbalan jasa-jasaku kepada manusia. manusia bahagia dan mampu melaksanakan aktivitas dengan sempurna atas bantuan ‘kecil’ku..saja sudah cukup…

Thursday, 1 October 2015

SEMINAR THESIS KU

SALAM...
lama sudah tak kutulis pada halaman blogku. Seperti biasa, saat-saat terpenting dalam perjalanan hidupku selalu kutuangkan dalam tulisan, agar pengalaman yang kudapatkan dapat menjadi berguna bagi teman2 yang membacanya. Amin...!!!
Hari Rabu, 19 september 2015, tepatnya jam 09.00.wib. tiba saatnya aku menggelar seminar proposal judul penelitianku. Ya..penelitian lagi..!!! Tapi kali ini untuk penelitian thesis guna mendapatkan gelar Master pada magister Manajemen. EHM...seperti biasa, gemeteran, takut dan rasa yg bingung untuk diungkapkan dengan kata-kata..terus berkecamuk didalam hati. Tapi jujur..rasa takutnya tidak begitu terlalu dalam karena bahan dan persiapan sudah terasa matang. Meskipun itu hanya anggapanku saja. Teng..!!! Pukul 1/2 10 pagi...seluruh dosen yang akan menguji proposal judulku telah hadir. Wadouh..pingin pipis..rasanya...ketika melihat wajah-wajah para cendikia tsb. Hahahha...agak lebay ya..!!!
Ok..now my turn...!! Singkat cerita..proses pengujian proposal ku selesai. Masukan-masukan serta perbaikan sana-sini tertulis pada lembaran proposalku. Ya...tentu saja dari para pengujiku. ALHAMDULILLAH...aku sangat-sangat bersyukur bahwasanya tidak terlalu banyak perbaikan yang harus aku lakukan. Terima kasih ya ALLAH...
Nah..sampai disini...pelajaran yg dapat saya petik dan bagi pada sahabat blogger adalah :
1. Siapkan fisik dan mental
Yap...its true..!! Ane full kan perut dan maaf...merokok ( yg ini tidak baik, tpi begitulah adanya  sob.!!!) sebutuhnya, krn menurut penelitian para ahli, perut kosong dapat membuyarkan kosentrasi. GA PERCAYA..?? lu coba aja nanti..
MEROKOK sebutuhnya...ini karena diatas udah ane sebutin tidak patut untuk ditiru..maka tidak dibahas lebih lanjut yee..
2. Baca dan kuasai bahan tulisan lu
Ya...baca-baca aja sob..!! Setidaknya ga bodoh-bodoh amat didepan penguji. Biasanya tips kedua ini bila lu kuasai maka nervous bakal ilang and lu dipastikan lancar jaya saat ditanya penguji.
3. Berdoa
Maaf...harusnya ini yg pertama yach..!! Ya udah ntr saat lu naik seminar...tempatkan tips ketiga ini ditempat pertama sob..!!
4. Terima nasib cuy..!!
Haaa...apa hubungannya coba..! Maksud ane disini, lu harus legowo ketika dikritik, diberi saran dll. Jangan melawan sob, karena melawan dapat menyebabkan lu impotensi, kanker dan serangan jantung. Haaà....kok bisa..!??!! Ya bisalah..coba lu melawan, proposal lu ditolak, trus seminar lu gagal, impian meraih master pupus, lu stressss en lalu merokok banyak-banyak..Gue pastiiin lu impoten, kanker en syukur-syukur gaa didepan para penguji lu kena serangan jantungnya..!!!!
5. Salam dan beri senyuman terbaik lu buat mereka yg telah berpartisipasi terhadap seminar lu.
Nah..yg ini udah jelas!! So..ga perlu dibahas lgi. Yee..

Nah...next tunggu update cerita ane buat sidang thesis ....moga-moga lancar jaya...end ga ada masalah yg berarti.

Saturday, 18 April 2009

25'th Aniversary


Alhamdullillah...hari ini 25 tahun sudah aku mengarungi bahtera kehidupan dunia, banyak pengalaman, banyak cerita, suka dan duka telah kulewati dalam kodratku sebagai manusia.
25 tahun sudah aku menjejaki langkah di muka bumi, aku bersyukur masih diberikan kesempatan untuk menikmati indahnya dunia..ALhamdullillah..

25 tahun bukanlah suatu angka mistis yang harus aku banggakan, angka itu angka terus beranjak naik, bahkan suatu saat akan tiba waktuku untuk dihentikan detak jangtung menuju kehidupan selanjutnya..
ya..ALLAH, terima kasih karena Engkau telah memberikan kesempatan bagiku untuk melihat dunia lebih jauh, terima kasih atas waktu yang Engkau berikan hingga aku bisa bercengkrama dan berkumpul bersama orangtua, keluarga, kerabat dan saudaraku yang seiman..ALHAMDULILLAH...Segala Puji Bagi AllAH..
INSYA ALLAH aku kan mencoba untuk membenahi segala kekuranganku, membenahi segala titik kehidupanku menuju kehidupan yang Engkau Ridhai, Menuju kehidupan yang santun berakhlakul Kharimah..Amin!!
Ya..ALLAH..ku mohon berikan secercah harapan, karunia dan hidayah-Mu, agar aku bisa mengubah segumpal darah dalam rongga tubuhku menjadi segumpal darah merah yang bercahayakan Amalan yang dapat menerangi langkahku di dunia dan akhirat kelak...Amin yaa..Rabbal'Alamin...

Thursday, 21 August 2008

Akhirnya...Seminar proposal Skripsiku,...

sempat tertunda 3 minggu lamanya, akhirnya senin 18 agustus 2008 tiba waktuku untuk mengadakan seminar judul skripsiku dihadapan dosen pembimbing, dosen penguji dan teman2 seperjuanganku yg bertindak sebagai pembahas dan pembanding. dag...dig..dug..jantungku berdebar..semua rasa bercampur aduk menjadi satu raga. aduh...!!! tak terbayang gimana rasanya.
Seiring dengan perjalanan waktu yg terasa sangat begitu lambat..tibalah..giliranku utk mempresentasikan proposal penelitianku..

semula seluruh tubuh begitu terasa bergetar...bagaimana tidak dihadapanku duduk 4 orang dosen yg rata2 berijazah S2 sementara satunya lagi bergelar Doktor. namun itu hanya berlangsung sekitar 10 menitan..setelahnya..aq mulai merasa nyaman dengan suasana diskusi yg dipandu apik oleh dosen jurusanku yg bertindak sebagai moderator.
Sesi presentasi usai sudah..sejenak lepaslah..lega yg membendung perasaanku..tapi itu hanya berlangsung sesaat. Sesi yg selanjutnya merupakan langkah yg sangat berat bagiku, dimana pada sesi ini aku harus menjawab semua pertanyaan yg menyangkut dengan judul skripsiku..
perasaan khawatirku begitu semakin menjadi ketika dosen tamu itu membahas mengenai penelitianku...!! PLAK!!!!! sesuai dugaan...proposalku begitu banyak sandungan!! Mulai dari isi, variabel penguji dan Metode penelitian yang menurut mereka salah!!!
GAWAAAAAAAT!!!! begitulah..jeritan hatiku..!!! tapi untunglah dosen pembimbingku memberikan arahan dan pengertian, jawaban serta masukan terhadap dosen2 tamu yg hadir pada saat itu, sehingga Selamatlah..Jiwaku!!!!!! TERIMA KASIH BU'.....Terima Kasih!!!!!!!!
akhirnya didapat suatu titik tengah dari diskusi proposal tersebut bahwa judul penelitian ku harus dirubah dan ruang lingkup penelitian juga diubah, krn menurut mereka judulku sangat berat untuk diteliti oleh individu/mahasiswa sepertiku yg masih dalam proses belajar...
Lega sudah............
begitu indaaaaaaaah............
dan yg begitu meringankan adalah metode analisis data yg aq pakai dirubah menjadi metode deskriptif kuantitatif, yang artinya aq ga perlu lagi memakai uji variabel...

wah..wah...rasanya aq merupakan mahasiswa yg paling beruntung pada saat itu...walau sempat malu-maluin juga.....!!!!! Tapi tak apalah.....toh namanya juga manusia semua butuh proses untuk penyempurnaan!!!!!!!


yang penting "KEep CUek What Ever Yang Terjadi In The Future..."